Tips Membeli dan Memilih Burung Yang Sehat

Menjual atau membeli burung di kalangan para kicau mania adalah hal yang biasa dilakukan. Akan tetapi, jika Anda masih awam dalam memelihara burung atau ini merupakan pengalaman baru buat Anda, maka harus membekali dengan pengetahuan dulu sebelum membeli burung.

Dimanapun Anda akan membeli burung, ada beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan. Supaya Anda bisa mendapatkan burung yang sehat dan sesuai dengan yang Anda inginkan, tentunya tidak lepas dari kualitas burung yang dibeli agar kelak bisa menjadi burung kontes.

1). Burung Hasil Penangkaran

Membeli burung dewasa ataupun bakalan (anakan), pastikan burung berasal dari hasil penangkaran. Sebab, jika mendapatkan burung yang berasal dari tangkapan alam bebas, akan sulit untuk dijinakkan, burung juga akan mudah stres sehingga cepat mati karena tidak mau makan dan minum. Selain itu, kualitasnya juga diragukan karena tidak jelas indukannya.

Burung hasil penangkaran biasanya ditandai dengan adanya ring pada kaki burung. Di dalam ring ini terdapat kode dan nama farm penangkaran. Dari situlah bisa diketahui silsilah indukan burung. Dan biasanya, harga burung dari hasil penangkaran lebih mahal daripada burung hasil tangkapan. 
Namun, peluang untuk mendapatkan burung berprestasi akan cukup besar jika burung adalah hasil dari penangkaran, paling tidak memiliki sifat-sifat unggul.

Burung hasil penangkaran juga biasanya mudah untuk beradaptasi karena terbiasa berinteraksi dengan manusia, sehingga cenderung jinak.
Meskipun sifat 'jinak' bisa dianggap merugikan, karena menjadi kurang 'galak' saat berada di arena lomba. Namun ini bisa diatasi dengan latihan dan perawatan yang tepat.

kicaupetzone.com

2). Aktif Bersuara

Burung yang sehat ditandai dengan aktif dalam berkicau. Saat berkicau juga biasanya tenang diatas tenggeran, tidak sering berpindah-pindah. Bila burung berada dalam kelompok, suaranya terdengar mendominasi burung-burung lainnya. Burung yang sejak awal sudah aktif bersuara, kemungkinan bisa menjadi burung juara.
Sedangkan burung yang cenderung banyak diam, biasanya dalam kondisi badan yang tidak fit, atau ada kemungkinan lainnya. 

3). Fisik yang Sehat

Saat memilih atau membeli burung, jangan hanya berpatokan pada suaranya saja. Namun, lihat sisi kesehatan burung. Fisik burung berkicau harus sempurna dari segi sayap, paruh, mata, kaki, dan tubuhnya tidak boleh ada yang cacat, jika Anda sedang membeli burung yang akan dipersiapkan lomba.
Hindari memilih burung dengan mata kemerahan seperti ruam, tanda-tanda penyakit atau katarak yang ditandai dengan titik putih pada bagian tengah mata. Cengkeraman kaki yang lemah, atau sering menyendiri di sudut kandang.
Burung yang sehat, tentunya akan menampilkan performa suara yang baik dan sempurna.

4). Kenali Kebiasaan

Saat Anda membeli burung, sebaiknya kenali dulu kebiasaan burung selama dirawat oleh pemilik yang lama. Sebab, bisa jadi burung tiba-tiba mogok berkicau  karena tidak diberi pakan tertentu. Berikut ada beberapa point yang perlu diketahui dari pemilik lama mengenai kebiasaan burung.
- Jenis pakan maupun porsi harian atau saat kontes, termasuk frekuensi dan waktu pemberian.
- Waktu mandi dan lamanya waktu penjemuran.
- Perlakuan khusus lainnya, misalnya kebiasaan cara menaikkan mood dan mental burung, atau yang lainnya.

5). Membeli burung bakalan (Anakan)

Membeli burung anakan maupun dewasa, tentunya memiliki kelebihannya masing-masing. 
Akan tetapi, burung anakan biasanya rentan mati apabila tidak tepat dalam perawatan harian. Untuk anakan yang berumur 3-6 bulan kondisinya sudah mulai stabil, karena pada umur tersebut, burung sudah mulai belajar makan sendiri.
Burung anakan juga biasanya belum diisi dengan suara-suara kicauan, sehingga pemilik harus me-master sendiri burungnya.
Burung yang berusia 6 bulan biasanya belum bisa dibawa ke kontes atau lomba. Tunggulah sampai burung berusia setidaknya 8 bulan, agar burung tidak ciut nyalinya saat dibawa ke arena lomba dan bertemu dengan lawannya.

Membeli burung remaja, sama halnya seperti membeli burung anakan. Pada dasarnya, suara burung masih terbatas dan perlu diisi suara sendiri oleh pemiliknya.

Sebelum Anda menentukan atau membeli burung, hal lain yang perlu diketahui adalah harga pasaran burung saat ini. Tanyakan kepada teman atau orang lain yang memang tahu harga-harga pasaran untuk burung dewasa maupun anakan. Ini jika Anda memang masih awam atau pemula dalam memelihara burung.

Semoga info ini membantu.

Share this

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Pertanyaan dan komentar Anda akan segera muncul setelah ditinjau, dan akan segera kami balas. Terima kasih. EmoticonEmoticon