Anjing Juga Bisa Terkena Kanker, Lho! Simak Jenis Kanker Pada Anjing Dan Cara Menghindarinya

Tidak hanya manusia saja, anjing juga ternyata bisa terkena penyakit kanker yang mematikan ini. Jangan diabaikan ya! Para Dog Lovers sebaiknya memahami kesehatan anjing perilaharannya dan mengetahui tanda-tanda anjing terkena kanker . Apa sih yang menjadi penyebabnya? Yuk, kenali jenis-jenis kanker pada anjing dan bagaimana cara agar anjing terhindar dari penyakit kanker.


Kanker bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali hewan. Binatang peliharaan seperti anjing dan kucing juga bisa berpotensi terkena kanker. 

Jenis Kanker Pada Anjing Dan Cara Menghindarinya


Apa Penyebabnya?

Secara fisiologis, antara manusia dan binatang mamalia memiliki kemiripan. Sedihnya, di era jaman sekarang ini manusia lebih cenderung suka mengonsumsi makanan cepat saji dibandingkan makanan sehat. Dari pola makan itulah, anjing atau kucing peliharaan juga akhirnya mengikuti pola hidup pemiliknya. 

Makanan yang terakumulasi tersebut, membuat anjing rentan terkena kanker. Selain makanan, tentu juga akibat dari radikal bebas di sekitar lingkungan yang mempertinggi resiko munculnya kanker.  

Anjing ras cenderung lebih rentan terkena kanker daripada anjing lokal?

Ya! Secara genetik, anjing lokal memiliki kemampuan beradaptasi lebih tinggi. Pasalnya mereka tinggal di lingkungan asal. Sedangkan anjing impor, kemampuan beradaptasinya kurang sempurna saat ditempatkan di lingkungan dan suasana berbeda dari asalnya.


Jenis-Jenis Kanker Yang Sering Muncul Pada Anjing 

1. KULIT
Jenis ini paling sering banyak menyerang hewan peliharaan terutama anjing daripada kucing. Tapi jika dilihat keganasannya, pada kucinglah yang lebih ganas.

2. MULUT
Paling sering diderita anjing, dan sering bersifat ganas. Kanker ini ditandai dengan pendarahan dari hidung, sulit makan, dan muncul benjolan di rahang dan pipi.

3. PAYUDARA
Kanker ini akibat dari ketidakseimbangan hormon, antara hormon estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini memicu sebagian sel kelenjar susu tumbuh tidak normal, dan bisa menjadi ganas dikemudian hari.

Anjing-anjing ras yang berisiko tinggi terkena kanker ini seperti Poodle, Boston Terrier, English Setter, Fox Terrier, Brittany Spaniel, dan Cocker Spaniel.

4. PERUT
Jenis ini biasanya sulit dideteksi oleh masyarakat awam, karena tidak adanya gejala fisik. Anjing yang rutin diperiksakan ke dokter akan lebih bisa terdeteksi dini. Kanker ini wajib mendapat perhatian khusus, sebab bisa menyerang organ dalam seperti hati, limpa, ginjal, dan usus.

5. PROSTAT
Beda dari manusia, kanker prostat pada anjing bisa menyebar dengan cepat. Jika tidak segera ditangani, kanker ini bisa menyebar ke paru-paru, kelenjar getah bening, dan juga tulang. Biasanya ditandai dengan susah buang air besar, karena prostat menekan usus besar yang lebih rendah, sehingga kotoran tidak bisa lewat. Juga ditandai adanya darah dalam urinnya.

6. SERVIKS
Berbeda dari manusia, kanker serviks pada anjing disebabkan oleh virus Tumor Venereal Transmissible (TVT). Meski jenisnya berbeda dari virus yang menyerang manusia, namun cara penularannya sama, yaitu melalui hubungan seksual.

Anjing jantan yang terinveksi TVT bisa menularkan kepada anjing betina. Karena jenis kanker ini bersifat ganas, pengobatannya juga melalui pemberian obat-obatan anti kanker dan kemoterapi.

7. TESTIS
Kanker ini lebih berpotensi menyerang anjing daripada kucing. Terutama anjing yang memiliki bentuk testis masuk ke dalam perut. Kanker ini bisa dicegah dengan sterilisasi, dan dapat disembuhkan dengan pembedahan jika kanker masih dalam stadium awal. 



Jenis Kanker Pada Anjing Dan Cara Menghindarinya

Lalu, Bagaimana Cara Supaya Anjing Terhindar dari Penyakit Kanker?

A. JAGA KEBERSIHAN
Rajin-rajinlah menjaga lingkungan anjing tetap bersih. Mandikan anjing secara teratur, atau grooming sebulan sekali dengan menggunakan shampoo khusus anjing. Jangan sekali-kali memandikan menggunakan shampoo manusia, karena derajat keasamanan kulit anjing dan manusia berbeda.

B. TERAPKAN GAYA HIDUP SEHAT
Beri makanan khusus anjing (dog food) yang bisa dibeli di pet shop. Boleh saja memberi makan seperti yang kita makan, namun jangan terlalu sering karena bisa mengganggu kesehatan. Bila ingin memberikan makan daging segar, hati ayam atau lainnnya, rebus daging sampai matang tanpa memberikan bumbu apapun.

Berikan aktivitas fisik, seperti jalan sehat, lari-lari kecil, dan sebagainya. Lakukan selama setengah sampai 1 jam ketika matahari terbit. Kebiasaan ini selain bisa membuat tubuhnya bugar dan sehat, ia juga bisa bahagia dengan bertemu anjing lain.

C. RAJIN PERIKSA KE DOKTER HEWAN
Rutin periksa ke dokter hewan minimal sebulan sekali. Karena tanda-tanda penyakit sekecil apapun akan bisa terdeteksi secara dini, dan tentu bisa dilakukan penanganan lebih cepat. Obat cacing dan vaksin juga perlu dilakukan supaya anjing terhindar dari penyakit umum pada anjing, seperti Parvovirus, Canine Distemper, Rabies, Laptospirosis, dan Hepatitis.

Selain itu, dokter bisa memberikan vitamin atau suplemen antioksidan untuk membantu anjing terhindar dari penyakit kanker.


Share this

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Pertanyaan dan komentar Anda akan segera muncul setelah ditinjau, dan akan segera kami balas. Terima kasih. EmoticonEmoticon