Tampilkan postingan dengan label Kenari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kenari. Tampilkan semua postingan

7 Penyebab Stres Pada Kenari, Tanda-Tanda Dan Cara Pencegahannya

Stres pada Kenari berawal dari rasa takut yang disebabkan berbagai hal. Dalam batas tertentu, tubuh burung masih mampu mengatasinya. Tapi jika dibiarkan berlanjut, maka tubuh burung akan melemah dan fisiknya sulit digerakkan.

Kenari betina yang mengalami stres berat atau sering stres dapat menjadi mandul atau akan mempengaruhi kualitas produksinya pada saat ditangkarkan.

Gangguan stres pada kenari perlu dikenali penyebabnya sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan agar gangguan itu tidak berlanjut menjadi penyakit. Tapi sebelumnya, kenali dulu tanda-tanda stres yang dialami kenari.


7 Penyebab Stres Pada Kenari, Tanda-Tanda Dan Cara Pencegahannya


Tanda kenari mengalami stres

Kenari yang mengalami stres akan menunjukkan perubahan reaksi fisik dan tingkah lakunya. Apabila stres yang dialami kenari sudah sampai tingkat yang membahayakan, maka tanda-tanda yang terlihat pada fisik atau tubuhnya sangat jelas, yaitu :
  • Melakukan gerakan yang berlebihan karena rasa takut
  • Kenari akan tampak selalu gelisah
  • Nafsu makan berkurang 
  • Bulu kepala mengembang
  • Burung yang biasanya sudah terlatih berkicau akan jarang lagi berkicau, bahkan tidak mau berkicau sama sekali.

7 Penyebab Stres Pada Kenari 

1. Pada saat membeli kenari atau saat burung hendak dibawa kesuatu tempat, burung ditempatkan atau dibawa dalam kemasan yang salah atau kurang memadai. Misalnya wadah atau kemasan yang berukuran kecil, atau membawa burung lebih dari satu dalam kemasan, sehingga burung saling mematuk.

2. Ruangan yang terlalu bising/ gaduh, lingkungan yang sering berasap, dan juga aroma bahan kimia yang terlalu menyengat. 

3. Hawa/udara yang terlalu dingin, panas yang terlalu menyengat, dan pergantian cuaca secara mendadak.

4. Gangguan tikus di malam hari, dan kucing/anjing di siang hari.

5. Sangkar yang jarang dibersihkan dan sering tidak dijemur, munculnya parasit seperti kutu bulu, gurem, dan sejenisnya yang bisa menyerang fisik burung.

6. Gerakan atau suara burung lain yang fisiknya lebih besar dari kenari, dan selalu berada di dekatnya.

7. Proses ganti bulu yang berkepanjangan dan banyak gangguan. 

Cara Mencegah Stres Pada kenari

  1. Upayakan burung mendapatkan udara segar, terutama saat perjalanan jarak jauh. Jauhkan dari sumber panas (misalnya mesin mobil).
  2. Burung diberikan obat anti stres 2-3 hari sebelum dibawa pergi.
  3. Jika burung ingin dibawa tanpa menggunakan sangkar, sebaiknya satu kemasan untuk satu burung, tidak menyatukan sesama kenari jantan dewasa dalam satu tempat.
  4. Burung diletakkan di tempat yang teduh dan tenang, jauh dari gangguan lingkungan dan hembusan angin kencang.
  5. Sangkar selalu dibersihkan dan dijemur setiap hari.
  6. Dianjurkan tidak menempatkan burung berkicau jenis besar di dekat kenari yang dapat membuat kenari ketakutan dan jarang berkicau. Dan sebaiknya dijauhkan di ruangan lain supaya tidak saling melihat.
  7. Mengupayakan kelancaran proses rontoknya dan pertumbuhannya.
Baca juga :

Penyebab Kenari Rontok Bulu Terus Menerus

Kenari yang sedang mengalami ganti bulu harus dirawat dengan benar dan penuh kesabaran. Karena proses sempurnanya pertumbuhan bulu pada kenari terkadang di luar perkiraan.

Masa Ganti Bulu - Secara alami, Kenari akan mengalami ganti bulu (moulting) setiap tahun. Kenari mulai berganti bulu secara keseluruhan setelah berumur lebih dari 1 tahun. Pada burung-burung muda, proses ganti bulunya tidak terlalu kelihatan karena yang rontok adalah bulu-bulu halus yang saat rontok langsung beterbangan terbawa angin dari sangkarnya.

Jika proses ganti bulu berjalan baik, bulu-bulu kenari akan tumbuh sempurna sekitar 6 minggu mulai dari rontoknya bulu yang sudah tua. Biasanya bulu-bulu halus akan rontok lebih dulu, baru bulu sayap, bulu ekor, dan diakhiri dengan bulu bagian leher dan kepalanya.

Penyebab Kenari Rontok Bulu Terus Menerus

Penyebab Rontok Bulu Pada Kenari

1. Faktor perawatan 
Selain faktor masa usia, cuaca, faktor lingkungan dan perawatan yang kurang baik juga dapat menyebabkan kenari rontok bulunya. Sebenarnya hal yang demikian bisa dihindarkan dan harus diupayakan jangan sampai terjadi, karena bisa berakibat hal yang merugikan.

Kenari yang sudah masanya rontok bulu ditandai dengan kusamnya warna bulu. Selain itu bulunya agak pecah, kusut, mengecil, dan terkadang ada pengeroposan di bagian pinggir bulu.

Kadangkala bulu kenari rontok secara terus-menerus atau berkelanjutan di luar musim ganti bulu. Jika hal ini terus terjadi dan dibiarkan, kenari akan mogok berkicau.

Lakukan perawatan kenari dengan sebaik-baiknya. Perhatikan pakan yang sehat, sangkar terjaga bersih, mandi dan penjemuran yang teratur. Dan jangan sampai membiarkan kenari dalam keadaan stres.

2. Faktor penerangan dan lampu
Gangguan lingkungan yang berlebihan, terus-menerus terjadi dan tidak ditangani dengan baik bisa menjadi salah satu penyebab rontok. Begitu juga dengan penerangan lampu di malam hari yang membuatnya seperti siang dan terus beraktivitas seolah-olah hari masih siang. 

Jadi, usahakan memberikan waktu untuk kenari beristirahat di malam hari, dengan tidak memberikan penerangan yang berlebihan. Dan sebaiknya kandang kenari mulai dikerodong saat mulai malam dan tidak ditempatkan pada ruangan yang lampunya terus menerus menyala.

3. Parasit atau Kutu
Penyebab lain yang bisa membuat bulu kenari rontok adanya gangguan parasit seperti kutu bulu yang umumnya berada di permukaan kulit dan pangkal bulu. Rontoknya bulu akibat gangguan parasit dapat dilihat dari rusaknya pangkal bulu, seperti pengeroposan dan tidak jarang menyebabkan burung kenari mencabuti bulunya sendiri.

Kenari yang sedang menjalani ganti bulu perlu diberi tempat yang tenang dan pakan bergizi tinggi. Kenari yang rontok bulunya akibat gangguan parasit harus dipisahkan dari kenari lain dan sangkarnya dicuci bersih, dan sebisa mungkin disemprot dengan desinfektan untuk memusnahkan parasit pengganggu. 

Memandikan dan menjemur kenari secara teratur setiap hari akan membantu upaya mengusir parasit yang menghuni sangkar, mempercepat rontoknya bulu-bulu yang sudah tua, dan memperlancar proses pertumbuhan bulu-bulu baru.

Beberapa Tips Yang Wajib Diperhatikan Dalam Memilih Kenari Bakalan

Memiliki kenari yang dapat dibanggakan di arena kontes merupakan impian setiap kicau mania. Rasanya jauh lebih bangga jika burung yang dapat dibanggakan merupakan hasil upaya sendiri sejak awal, mulai dari memilih bakalan, merawat dan melatihnya. Ciri-ciri kenari unggul dapat diketahui sejak burung tersebut masih muda (bakalan). Hal utama yang harus diperhatikan adalah kenari bakalan yang dipilih harus sehat dan bagian tubuhnya tidak cacat.


Berikut ini adalah beberapa tips dalam memilih kenari bakalan yang baik:

Beberapa Tips Yang Wajib Diperhatikan Dalam Memilih Kenari Bakalan

1. Bentuk Fisik.

Tubuh besar, panjang dan dadanya bidang menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih kenari yang bagus. Kelak semua faktor itu akan berpengaruh pada penampilan kenari. Kenari dengan ciri fisik seperti itu pasti tampak lebih menarik jika dibandingkan dengan sesama jenisnya.

Pengaruh fisik pada kenari tidak lepas dari suara dan mentalnya. Umumnya kenari yang fisiknya besar mempunyai volume suara yang besar pula. Mental atau keberanian untuk berkicau pun kelak dapat diandalkan sehingga tidak terlalu mengecewakan jika diarahkan sebagai burung lapangan. Jika akan ditangkar, keturunan yang dihasilkan juga dapat diharapkan mempunyai postur tubuh yang sama besar atau bahkan mungkin bisa lebih besar dari induknya.

2. Leher Jenjang.

Kenari yang memiliki leher panjang biasanya memiliki suara panjang. Kalau sudah terlatih, variasi suara yang dikicaukan kenari ini lebih enak didengar. Disamping itu, gelembung suara (gondok) yang dimilikinya juga tampak menarik jika dilihat.

Gambaran tersebut  tidak dapat disamakan dengan Kenari Gloster sebab kenari Gloster memang berleher pendek dan ini menjadi ciri khasnya. Dalam memilih kenari, hal yang harus diutamakan adalah kenari yang selalu menggembungkan lehernya setiap kali berkicau, sedangkan kenari yang lehernya tidak menggembung saat berkicau sebaiknya tidak dipilih. Selain kurang menarik saat berkicau, kenari yang tidak menggembungkan lehernya saat berkicau juga menandakan bahwa suara yang dimilikinya kurang baik.

3. Volume Suara.

Volume suara yang besar, tajam dan tebal menjadi dasar pada saat memilih kenari muda atau yang masih bakalan, khususnya untuk Kenari Holland dan Yorkshire. Pada kenari Gloster, pemilihan dasar suaranya lebih diarahkan pada ketajamannya atau kerasnya suara karena tipe suara yang tajam sudah menjadi ciri khasnya. Untuk kenari Taiwan dan kenari RRC juga diupayakan memilih volume suara yang besar dan harus tebal. Sebaiknya dihindarkan membeli bakalan kenari yang sebagian variasi suaranya serak, terutama bila kenari tersebut akan dikonteskan.

4. Suara Andalan.

Kenari yang selalu diunggulkan di arena kontes pasti memiliki suara andalan. Akan tetapi setiap jenis kenari memiliki ciri tersendiri saat mengeluarkan suara andalannya. Dapat dikatakan bahwa suara andalan tersebut merupakan bawaan burung yang bersangkutan sehingga tinggal membinanya. Meskipun demikian, pembinaan suara kenari dapat pula melalui pemasteran suara.

Suara andalan pada kenari Holland biasanya lebih menonjol daripada kenari jenis lain, apalagi kenari Holland yang impor dan bukan hasil budi daya lokal. Sebagai contoh, kenari Holland mengandalkan lekukan suara dalam dan kicauan yang menggelombang; kenari Yorkshire mengandalkan ketajaman suara; kenari Bolder mengandalkan kocokan suara.

Suara andalan dikeluarkan kenari pada kocokan suara saat pelakukan pergantian variasi suara. Adakalanya suara andalan kenari dilakukan dengan mengeluarkan suara dalam atau lebih dikenal dengan sedotan suara.

Memang agak sulit menggambarkan suara andalan seperti dimaksudkan, apalagi bagi orang yang belum benar-benar memahami suara kenari. Sebagai gambaran, suara andalan yang dikicaukannya itu jarang dilakukan kenari lain sejenisnya. 

5. Paruh.

Ukuran dan bentuk paruh kenari berkaitan erat dengan tipe suara yang dimilikinya. Sekalipun demikian agak sulit menafsirkannya pada burung yang satu ini karena ukuran atau bentuk paruh pada setiap jenis kenari yang ada tidak terlalu berbeda. Walaupun begitu, perbedaannya pasti ada jika benar-benar diamati.

Berdasarkan ukuran dan bentuknya, paruh kenari dibagi dalam tiga kategori . Masing-masing kategori tentu saja mempunyai keunggulan dan kelemahan. 


  • Paruh Panjang
Paruh kenari dianggap panjang jika dicirikan bentuknya yang tampak tebal dan lengkungan bagian paruh atas terlihat lebih jelas. Dengan demikian, bentuk paruhnya tidak simetris atau paruh bagian atas menutupi seluruh bagian paruh bawah, terutama ujungnya. Kenari yang mempunyai paruh demikian biasanya pada saat berkicau lebih mengandalkan suara-suara dalam yang keras dan tajam. Jika diamati dengan baik, paruh burung tersebut terbuka lebar pada saat berkicau.

Kenari yang terlalu membuka paruhnya pada saat berkicau mempunyai kelemahan. Kenari seperti ini biasanya kurang mampu mengombinasikan variasi suara secara terus menerus. Istilah lebih tepatnya, kenari seperti ini sering memutus variasi suaranya, sekalipun burung tersebut sudah cukup terlatih. Terlebih lagi jika tingkat emosinya sudah meninggi pada saat diadu suaranya dengan kenari lain atau dikonteskan. Namun, kelebihan dalam menyuarakan suara-suara yang menjadi keunggulannya jelas lebih bisa didengar dan dirasakan bagi yang memahami benar suara kenari sehigga mampu menutupi kelemahannya. Kenari jenis Holland dan Yorkshire paling banyak yang paruhnya terbuka lebar saat berkicau.


  • Paruh Sedang
Paruh yang berukuran sedang biasanya dicirikan dengan permukaan paruh yang melipat ke bagian dalam dan paruhnya tidak tampak tebal.  Kenari dengan ciri paruh ini, variasi suaranya cukup baik karena mampu mengulang beberapa variasi suara secara sambung menyambung dan tidak terputus-putus. Jika diamati dengan seksama, paruhnya tidak terlalu dibuka saat berkicau.

Kelemahan kenari berparuh sedang ini kurang mampu menampilkan senjata suaranya secara maksimal, volume suaranya tidak terlalu besar dan ketajaman suaranya kurang bisa diharapkan. Kalaupun mempunyai keunggulan suara, biasanya pada kocokan atau tekukan suaranya. Kenari Holland, Gloster dan RRC banyak yang mempunyai paruh berukuran sedang, begitu pula dengan kenari Taiwan.


  • Paruh Pendek
Paruh yang ukurannya pendek biasanya dicirikan dengan ratanya bibir paruh atas dan bawah (simetris). Kelemahan dari kenari yang paruhnya pendek, suara yang dikicaukannya kurang keras dan tidak tajam atau sering disebut bersuara tipis. Kelebihannya burung ini cukup baik dijadikan kenari penyanyi dalam ruangan karena suara menyenangkan untuk didengar.

Mengigat suara kicauannya tidak membuat telinga sakit, sekalipun didengar dalam jarak relatif dekat, maka suara burung ini sangat enak didengar. Disamping itu, tipe paruh yang  pendek selalu mengandalkan ketukan suara seperti yang dilakukan kenari Gloster dan kenari RRC. 

Akan tetapi, kenari yang suaranya tipis dan tidak tajam tidak dapat dijadikan burung lapangan karena sulit diharapkan mendaji juara diantara sesama jenis, sekalipun burung tersebut memiliki senjata suara yang bisa diandalkan. Alasannya, suara seperti ini kurang jelas disenandungkan atau tertutup oleh suara kenari lain yang berkicau lebih besar, lebih keras dan cukup tajam.

Baca juga : 5 Jenis Kenari yang Populer Di Pasaran

Sekalipun demikian hal tersebut tidak dapat menjamin bahwa burung bersangkutan akan menjadi juara atau menghasilkan keturunan kenari unggul. Untuk itu perlu ditopang dengan perawatan yang baik dan upaya perbaikan kualitas pada saat pemeliharaannya.

5 Jenis Kenari Yang Populer Di Pasaran

Di pasaran banyak ditemukan berbagai jenis Kenari yang dapat dipilih, masing-masing memiliki keistimewaan dan daya tarik terutama menyangkut suara kicauannya. Tidak semua jenis kenari dapat menyenandungkan suara kicauan yang sama bagusnya. Umumnya kicauan kenari menonjolkan naik turunnya gelombang suara, variasi, kocokan suara dan irama. Namun kocokan suara yang membuat kicauan kenari enak didengar belum tentu dapat dilakukan oleh semua jenis kenari.

Mutu dan kualitas suara kenari sangat mempengaruhi harga jualnya. kadangkala harga kenari yang mahal disebabkan oleh keunikannya, misalnya kenari jenis Frill yang bulunya terbalik. Kenari frill yang semula dikembangkan di Belanda ini juga tergolong bagus dalam berkicau, tetapi harganya yang mahal membuatnya cukup langka di pasaran.

Berikut ini 5 jenis kenari yang mudah ditemukan di pasaran, yaitu:



1. Kenari Taiwan


5 Jenis Kenari Yang Populer Di Pasaran
Kenari Taiwan

Ciri fisik kenari taiwan tidak berbeda dengan kenari pada umumnya, yaitu warna bulunya kuning. Perbedaan jenis kenari taiwan dari kenari lain adalah bulunya tampak kasar. Sementara kicauannya dicirikan dengan suara tirrr.... yang cukup panjang dan jarang dilakukan kenari jenis lain. Dari segi mutunya, suara kenari taiwan kurang dapat dibanggakan jika disertakan dalam kontes. Alasannya cengkok suara kenari taiwan tidak dalam dan umumnya tidak pandai menirukan suara burung lain yang sengaja didampingkan untuk ditiru suaranya. Harga kenari taiwan tergolong lebih murah dibanding kenari jenis lainnya.


2. Kenari RRC 


5 Jenis Kenari Yang Populer Di Pasaran
Kenari RRC

Jenis Kenari RRC yang ada dipasaran, ukuran tubuhnya kurang lebih 12-13cm dan fisiknya terlihat ramping. Bulu kenari RRC umumnya berwarna kuning keputihan. Kualitas suaranya juga tergolong biasa karena kicauannya tidak terlalu tebal dan kurang mampu bersuara keras. Meskipun demikian kenari RRC mempunyai keunggulan jika dibandingkan dengan kenari taiwan yang badannya lebih besar. Kenari RRC kurang bisa diandalkan di arena kontes, tetapi lebih cocok sebagai burung penghibur untuk dinikmati suaranya.


3. Kenari Gloster


5 Jenis Kenari Yang Populer Di Pasaran
Gloster Corona (berjambul) - Gloster Consort (tidak berjambul)

Keberadaan Kenari gloster di pasaran tidak terlalu banyak karena kurang diminati. Kurangnya minat terhadap kenari gloster mungkin karena bentuk fisiknya yang agak bulat dan terkesan pendek. Ukuran tubuhnya berkisar 11-11,5cm.

Ada dua jenis kenari gloster, yaitu: untuk yang berjambul dikenal sebagai gloster corona, sedangkan yang tidak berjambul dikenal sebagai gloster consort. Kualitas suaranya tergolong cukup baik, juga sering di konteskan oleh para penggemarnya. Suaranya tidak jauh berbeda dari kenari holland, hanya saja volume suaranya lebih kecil dan hanya mengandalkan kocokan suara. Begitupun harga jualnya tidak jauh berbeda dengan kenari holladn dan sangat tergantung pada kualitas suaranya, juga jumlah yang ada dipasaran saat itu.


4. Kenari Holland


5 Jenis Kenari Yang Populer Di Pasaran
Kenari Holland

Ukuran tubuh Kenari Holland sekitar 13-14cm. Warna bulunya sangat beragam: kuning, kecoklatan, merah wortel dan juga warna campuran.
Kenari Holland bisa dijadikan burung lapangan atau untuk dikonteskan karena suara kicauannya memenuhi ukuran standar mutu. Selain tebal dan keras, variasi suaranya juga cukup banyak. Kocokan suaranya cukup baik, cengkok suaranya bisa mengalir secara berulang-ulang jika sudah terlatih. Hal tersebut tidak mengherankan karena dalam tubuh kenari Holland mengalir darah kenari Border yang mempunyai kualitas suara setingkat lebih baik. Keunggulan lain dari kenari Holland adalah gelembung dilehernya yang sangat menarik jika dipandang saat burung ini berkicau secara terus menerus atau pada saat diadu dengan sesama jenisnya.


5. Kenari Yorkshire


5 Jenis Kenari Yang Populer Di Pasaran
Kenari Yorkshire

Kenari Yorkshire berasal dari Inggris. Bentuk tubuhnya seperti wortel. Kenari jenis ini merupakan hasil silangan dari kenari Belgia dengan kenari Lancashire Plai Head, yaitu jenis kenari yang banyak tersebar di Inggris. Ukuran tubuhnya kurang lebih 16-17cm.

Dipasaran sekarang banyak ditemui kenari Yorkshire hasil silangan dengan kenari Holland dan ada juga yang menyilangkan dengan kenari Gloster. Akan tetapi, hasilnya kurang memuaskan karena suaranya masih kalah baik dari Yorkshire impor. Jenis kenari Yorkshire tergolong paling unggul dilapangan dan keberadaannya masih sulit disaingi, terutama menyangkut suaranya. 

Baca juga : Beberapa Tips Memilih Kenari Bakalan

Sebenarnya variasi suara kenari Yorkshire masih kalah baik dari kenari Holland, begitu juga dengan cengkok suaranya. Akan tetapi ketebalan dan kerasnya suara yang dimiliki membuatnya lebih diminati oleh para kenari-mania yang sering mengikutsertakan kenari Yorkshire di arena kontes.


Merawat Kenari, Memilih Pakan Dan Cara Membedakan Jantan Atau Betina

Kenari adalah salah satu burung berkicau yang banyak digemari oleh para pecinta burung. Selain suaranya yang merdu, Kenari juga mudah dalam soal perawatan harian. 


Tidak hanya itu, warna bulu Burung Kenari yang beraneka ragam juga membuat burung yang satu ini mempunyai banyak penggemar, dan menjadi incaran para pecinta burung untuk dijadikan burung kontes.

Merawat Kenari, Memilih Pakan Dan Membedakan Jantan Atau Betina
Kenari

Kenari adalah sebutan atau nama lokal di Indonesia.
Memiliki nama Latin : Serinus Canaria
Nama asing : Canary
Masuk dalam Famili : Fringillidae.
Kenari memiliki ukuran tubuh saat dewasa sekitar 12,5 centimeter. 

Di luar negeri, Kenari dibudidayakan menjadi 3 (tiga) kelompok. Yaitu :

1. Berdasarkan warna
kelompok satu adalah Kenari yang dikembangbiakkan untuk mendapatkan mutasi warna yang beragam, atau disebut colour canary. Misalnya Kenari satinette, onyx, dan red factor. Dengan semakin banyaknya persilangan inilah, kenari tidak lagi berwarna hijau-kekuningan, tetapi juga muncul warna-warna lain seperti kuning, putih, jingga, hitam, cokelat, merah, bahkan blorok (warna variasi campuran). 

2. Berdasarkan  postur tubuh
Kelompok kedua adalah pengembangbiakkan kenari karena sosok tubuh yang menarik atau disebut Type canary, seperti Lancashire, yorkshire, gibber italicus, dan Australian plainhead. 

3. Berdasarkan suara
Kelompok ketiga adalah kenari yang dikembangbiakkan berdasarkan suara atau disebut song canary. Pengembangbiakan ini untuk mendapatkan jenis suara yang merdu, misalnya waterslager (malinois), german roller ( harzer roller), russian singer dan american singer.


Jenis Pakan Untuk Kenari


Kenari adalah burung pemakan biji-bijian., hampir sama dengan Lovebird. Namun, sebagai tambahan protein dan gizi untuk kenari, bisa diberikan makanan lain, seperti daun sawi, mentimun, dan telur.

Makanan pokok untuk burung kenari adalah biji-bijian, seperti canary seed, millet putih, millet merah,Biji sawi, dan niger seed. Pakan Kenari ini bisa dibilang hampir sama dengan pakan Lovebird, tetapi untuk Kenari bisa menambahkan komposisi canary seed lebih banyak dari jenis pakan lainnya.

Tetapi biasanya burung kenari ini lebih menyukai jenis pakan canary seed dibanding makanan lainnya. Jadi pemberian jenis pakan ini bisa lebih banyak, sekitar 50-60%. Tetapi pemberian pakan jenis lainnya juga penting untuk melengkapi gizi dan proteinnya, misalnya pada masa ternak atau saat berganti bulu.

Merawat Kenari, Memilih Pakan Dan Cara Membedakan Jantan Atau Betina
Pakan Kenari

Bagimana cara merawat Kenari?

Merawat burung kenari ini tidaklah sulit. Perawatan harian sama dengan perawatan burung lainnya. Memandikan, menjemur dan juga me-master suara kenari sama halnya dengan burung lainnya.

Tempatkan Kenari pada kandang yang tidak terlalu sempit, sebab Kenari menyukai tempat yang luas untuk bisa bersuara bebas. Untuk kenari lokal umumnya menggunakan kandang dengan ukuran 40x40, bisa lebih kecil sedikit misalnya 40x35, atau lebih besar sedikit 40x45.

Merawat Kenari, Memilih Pakan Dan Cara Membedakan Jantan Atau Betina

 Membedakan Kenari Jantan Atau betina


Untuk bisa membedakan kenari jantan atau kenari betina memang harus benar-benar dilihat dengan seksama. 

Ciri-ciri Kenari jantan --- Jika Kenari tersebut rajin "ngriwik", pada bagian atas dekat rahang akan bergerak-gerak dan mengeluarkan suara 'kemrecek', maka kemungkinan besar 85% Kenari tersebut berkelamin jantan. Selain itu, bisa dilihat pada bagian kelaminnya. Kelamin kenari jantan terlihat sedikit menonjol.

Ciri-ciri Kenari betina --- Kenari betina sangat jarang mengeluarkan suara atau "ngriwik" seperti kenari jantan. Tetapi ada pula kenari betina yang ngriwik. Selain itu, bagian kelamin kenari betina terlihat agak rata. 

Mendongkrak Stamina Kenari

Perilaku "ngriwik" dimulai sejak burung berumur 4 minggu (1 bulan), dan suara volume "ngriwik" ini akan semakin keras saat burung memasuki usia 3 bulan. Pada masa ini Kenari sudah mulai bersuara 'ngeplong-ngeplong'  dan sudah dapat berkicau dengan keras

Untuk mengeluarkan suara kenari supaya bisa keras, tentu dengan pemberian pakan yang berkualitas dan perawatan yang baik juga akan menentukan cepat atau lambatnya Kenari dapat berkicau. 

Agar Kenari memiliki stamina yang cukup untuk berkicau, pemberian pakan bisa ditambahkan dengan telur rebus. Telur rebus ini sangat mutlak diberikan setiap hari jika ingin memiliki kenari yang bagus atau untuk dicalonkan sebagai juara. Satu butir telur puyuh rebus juga sudah baik untuk menunjang stamina kenari.

Selain itu, jika kenari kekurangan protein, sistem reproduksi burung juga akan terlambat berkembang atau matang, sehingga kenari akan lambat berkicau atau tidak akan berkicau sama sekali. Dan untuk menjaga supaya kenari tidak kekurangan protein, bisa diberikan suplemen Vitalur 2x seminggu. Vitalur ini mengandung asam amino dan zat pembentuk protein yang sangat baik untuk mendongkrak stamina burung.
 
Merawat Kenari, Memilih Pakan Dan Cara Membedakan Jantan Atau Betina
Vitamin Burung


Jika Anda menginginkan suara Kenari menjadi keras, bening, dan jernih melengking, bisa diberi pakan tambahan sayuran berupa sawi, selada, gambas (oyong), timun, atau parutan wortel. Bisa juga menambahkan suplemen Gacor 2x seminggu dicampur dalam air minumnya.